Postingan

Ingin Melupa, Dilupa, Terlupa..

Apakah kita akan membenci Ataukah kita akan terus mengingat tapi tersiksa Aku punya caraku Kau juga punya caramu Berbeda itu menyakitkan Saat kau terjebak dalam labirin yang sama Ingin maju tapi tak ditunggu Ingin menunggu tapi tak diharapkan Sadar sedang tak bersama Lalu kita melupa tapi dikala kita menua Dilupa ketika hati mulai letih Terlupa ketika kisah telah usai

Semu

Kala itu ketika warna di udara tak nampak Tak dapat di hirup Apalagi untuk dirasakan ... Seperti hitam yang misterius Seperti putih yang terlalu nyata Dan Seperti abu abu yang masih saja semu ... Ketika hitam ataupun putih yang tak mampu memberi pilihan Abuabu akan menjadi jawaban yang dibutuhkan ... Sudah sadar? Atau... Masih saja mau menunggu? Ah sudahlah...

Tanya riuh

Aku tercekat... Egois kah aku Ingin diperlakukan tak sama seperti orang lain? Egoiskah aku Mengharapkan perjuanganmu? Egoiskah aku Ingin bertahan tapi tak ditahan? Bukankah diammu tanda kau tak peduli? Bukankah diammu tanda kau lari dari kenyataan? Bukankah diammu tanda kau takut? Lalu siapakah aku? Sejenak ku berpikir... Mungkin... Au perlu urim dan tumim. untuk memperjelas tanya tanpa jawab, Seperti sebuah catatan tanpa titik. - Catatan kedua

Rasa karsa

Selamat menikmati kata Tanpa sebuah alamat Tapi ingin selamat. Ternyata... Rindu itu bisa menyiksa. Sebab cahaya yang bisa menembus gelap, Diam yang sulit terkikis kata, Sempat membawa warna lain masuk tapi Kemudian tercampur menjadi kelabu Sepi yang ku rasa menyulitkan, Semakin meyakinkan teduhmu seperti layaknya metafora ataukah fatamorgana? Yang jelas aku bersembunyi di balik tawa. Menunggu tanpa jejak Merasa tanpa wujud. Lalu bersembunyi dibalik senda gurau. Bergumam dalam diam. Air disudut mata jatuh dalam ketulian.. Lucu sekali, mencoba bersandiwara. Apakah dunia nyata memang seperti ini? Ternyata kita belum terlalu dekat, Sampai kau lupa jalan untuk pulang.. Mungkin.. Aku tak pernah dianggap rumah olehmu -Catatan pertama

Yang Profan dan Yang Sakral

Silahkan  Download  disini....

Contoh Format Penilaian PPL F.Teol

Silahkan Download disini...

TATA IBADAH PEMUDA ARAS JEMAAT

Download

Makalah Teologi PL "Allah Mengutus Nabi-Nabi"

Silahkan  Download  disini....

Contoh tata Ibadah Kolom (2)

Silahkan  Download  disini ...

Contoh Tata Ibadah Kolom GMIM (1)

Silahkan  download  disini...

Sejarah Gereja Umum

silahkan  download  disini..

RINGKASAN SARI FILSAFAT INDIA

RINGKASAN SARI FILSAFAT INDIA Penulis : Dr. Harun Hadiwijono Penerbit : PT.BPK GUNUNG MULIA BAB I ZAMAN WEDA a.        Zaman Weda Samhita Zaman ini hidup manusia yang dikuasi oleh penyembahan kepada dewa-dewa. Ada dewa langit, dewa angkasa dan dewa bumi. Istilah dewa berarti “terang” misalnya : matahari, bulan, langit, bintang, fajar, hari, api, dan sebagainya. Para ahli pada umumnya berpendapat bahwa para dewata yang disembaha orang pada waktu itu sebenarnya adalah kekuatan alam yang dipandang sebagai berpribadi. Dewa dipandang sebagai kekuatan yang kongkrit yang karenanya mereka juga disembah secara kongkrit nyata dalam pesajian atau korban. Jika seseorang membeutuhkan pertolongan dan keperluan baik dalam perang, penobatan raja, dan sebagainya maka mereka mencari dewa dengan mengundang untuk menghadiri upacara persembahan korban yang diadakan bagi dewa tersebut. Dan agar korban tersebut diterima maka diperlukan mantera tertentu. Salah s...

RIngkasan Teknik Berkhotbah

Gambar
Nama                           : Sara Claudia Tuwomea Nim                              : 201541283 Mata Kuliah                 : Homiletika Dosen                           : Pdt. Thelma S. Walangare M.Th Ringkasan  1.       Teknik Mengawali Khotbah A.      Pakailah cerita sebagai pembuka khotbah Cerita mempunyai daya pikat untuk menarik perhatian jemaat untuk mendengar khotbah yang akan kita sampaikan. Apalagi kalau cerita itu memiliki relevansi yang kuat dengan tema atau topik khotbah yan...